Desa Wisata Manding di Bantul bukan sekadar area perbelanjaan, melainkan sebuah destinasi budaya dan edukasi yang kaya akan tradisi kerajinan kulit. Berada strategis di jalur utama menuju Pantai Parangtritis, desa ini telah menjadi sentra kerajinan kulit legendaris sejak pertengahan abad ke-20. Suasana pedesaan yang asri berpadu harmonis dengan deretan galeri dan toko yang memajang aneka produk kulit berkualitas, seperti tas, jaket, sepatu, sandal, dompet, dan ikat pinggang. Keunikan Manding terletak pada teknik pembuatan kulitnya, termasuk teknik "tatah timbul" yang dihasilkan dari ketelitian dan kreativitas tangan para pengrajinnya, mencerminkan kekayaan kultur budaya lokal. Pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan pilihan produk yang beragam, tetapi juga dapat merasakan pengalaman wisata yang berbeda, edukatif, dan penuh apresiasi terhadap karya seni lokal.
Daya tarik utama desa ini adalah sentra produksi dan penjualan kerajinan kulit asli, di mana pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan produk secara tradisional, dari bahan mentah hingga menjadi barang siap pakai. Atraksi ini memberikan wawasan mendalam tentang keahlian dan ketekunan para pengrajin. Selain itu, desa ini juga melestarikan kesenian daerah, seperti gamelan, reog, dan pagelaran seni jathilan, yang sering ditampilkan di sanggar seni setempat, menambah kekayaan pengalaman budaya bagi wisatawan. Keberadaan Museum Kerajinan Kulit Manding juga menjadi daya tarik edukatif penting, menyimpan sejarah dan informasi seputar kerajinan kulit di kawasan tersebut. Interaksi langsung dengan pengrajin memungkinkan pengunjung untuk memahami filosofi di balik setiap produk dan bahkan memesan barang secara kustom (custom).
Sentra Kerajinan Kulit Handmade (tas, jaket, sepatu, dompet, dll.)
Demonstrasi Langsung Proses Produksi Kulit
Workshop Singkat Kerajinan Kulit
Kesenian Tradisional (gamelan, reog, jathilan)
Museum Kerajinan Kulit Manding
Wisata Belanja Produk Kulit Kualitas Ekspor
Tumbuhkan marketing Anda dan bisnis online Anda